Saturday, November 18, 2017

Miris, Bayi 11 Bulan Meninggal karena Overdosis Ganja



AngkasaBola _

Dua dokter dari Colorado, Thomas Nappe dan Christoper Hoyte, mengkliam bahwa mereka telah mendokumentasikan kasus pertama seorang bayi sekarat dan meninggal karena terlalu banyak mengonsumsi ganja.

Temuan mereka itu sudah diterbitkan dalam jurnal Clinical Practise and Cases in Emergency Medicine, seperti dilansir dari laman Daily News. livecasino

Nappe dan Hoyte dalam penelitian mereka menuliskan seorang bayi laki-laki berusia 11 bulan meninggal pada 2017. Bayi itu di larikan ke ruang gawat darurat setelah mengalami kejang. Petugas mengatakan ke dokter bahwa sebelumnya anak tersebut mengalami kejang, anak itu muntah-muntah, mudah tersinggung dan lesu.

Tim dokter termasuk hoyte dan nappe, memeriksa anak laki-laki itu untuk mengetahui kondisi medisnya. Tak lama berselang, anak itu tidak responsif sehingga ia diberi tabung pernapasan karena kondisinya memburuk.

Para dokter mengatakan, jantung anak itu berhenti dan meski upaya untuk melakukan resusitasi, nyawa sang bayi tidak dapat di selamat kan dan ia dinyatakan meninggal.



Setelah kematiannya, dokter menemukan darah dan urin anak tersebut mengandung tetrahydrocannabinol (THC), bahan psikoaktif utama dalam ganja. Hoyte dan Nappe juga menemukan bahwa anak itu menderita miokarditis yang menyebabkan otot-otot jantung menjadi meradang dan berhenti bekerja.

Dokter mencatat bahwa miokarditis jarang terjadi pada anak-anak mengatakan bahwa mereka mencoba menemukan penyebab masalah jantung pada bayi itu dan mereka tidak dapat menemukan apapun. Tim medis percaya bahwa anak itu mengonsumsi banyak ganja dengan sangat cepat dan overdosis ganja menyebabkan miokarditis yang akhirnya membunuh anak itu.

"Satu-satunya hal yang kami temukan adalah ganja. Konsentrasi tinggi ganja dalam darahnya. Dan itulah satu-satunya yang kami temukan. Anak itu tidak pernah benar-benar menjadi lebih baik dan hanya satu hal mengarah ke yang lain yang menyebabkan jantung anak itu berhenti dan akhirnya meninggal," kata Hoyte.

Dalam laporan medis itu tidak disebutkan penyebab anak tersebut mengalami overdosis ganja dan siapa pelaku yang memberikan ganja ke anak itu.

0 comments:

Post a Comment